Cultural Issues in Personnel Selection

Seleksi personil dalam suatu organisasi akan semakin komplek, manakala organisasi tersebut berada pada lingkungan global. Organisasi global akan menghadapi adanya perbedaan kultur dari berbagai belahan dunia. Artikel ini akan membahas implikasi perbedaan kultur terhadap perilaku dalam bekerja di suatu organisasi dan kebutuhan akan kriteria seleksi personil yang spesifik dalam konteks multikultural.

Dalam artikel ini digunakan lima dimensi kultural untuk menganalisis kemungkinan adanya ancaman validitas eksternal dalam pengambilan keputusan keputusan seleksi personil. Kelima dimensi kultural tersebut adalah individualism-collectivism, power distance, uncertainty, avoidance, masculine-feminine, and polychronic-monochronic.

Berdasarkan kelima dimensi kultural tersebut, penulis mencoba untuk memformulasikan suatu pedoman strategi seleksi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan seleksi personal pada suatu organisasi global.